Masjid Baiturrahim dan Zero Point Tsunami
![]() |
| Masjid Baiturrahim Sesaat Setelah Bencana Tsunami 26 Disember 2004 |
Masjid Baiturrahim Ulee Lheue, kecamatan Meuraksa, Kota Banda Aceh ini merupakan peninggalan Kesultanan Aceh pada abad ke-17. Masjid ini adalah salah satu masjid bersejarah di Aceh Darussalam, Indonesia.
Menurut catatan sejarah, pada tahun 1983 Banda Aceh pernah diguncang gempa dahsyat dan meruntuhkan kubah Masjid Baiturrahim. Setelah itu masyarakat membangun kembali masjid ini namun tidak lagi memasang kubah, hanya atap biasa.
Sepuluh tahun kemudian, dilakukanlah renovasi menyeluruh terhadap bangunan masjid, hanya dengan menyisakan bangunan asli di bagian depan pasca gempa 1983. Selebihnya ±60 persen merupakan bangunan baru. Sampai sekarang bangunan asli Masjid ini masih terlihat kokoh di bagian depannya.
Pada 26 Desember 2004 silam, gempa bumi yang disusul terjangan tsunami meratakan seluruh bangunan di sekitar masjid dan satu-satunya bangunan yang tersisa dan selamat adalah Masjid Baiturrahim.
Kondisi masjid yang terbuat dari batu bata tersebut hanya rusak sekitar dua puluh persen saja sehingga masyarakat Aceh sangat mengagumi masjid ini sebagai simbol kebesaran Allah.
Masjid ini nuga ditetapkan sebagai zero point of tsunami.
Sekarang masjid ini menjadi salah satu icon wisata populer dan menjadi daya tarik tersendiri bagi para turis yang berkunjung ke Aceh.

Komentar
Posting Komentar